MPD Kota Lhokseumawe Matangkan Kurikulum Bahasa Aceh SD Berbasis Pendekatan Deep Learning

Lhokseumawe - Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Kurikulum Muatan Lokal Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Lhokseumawe memasuki hari kedua yang diselenggarakan di Kantor Sekretariat MPD Kota Lhokseumawe, Kompleks Islamic Center, Jalan T. Hamzah Bendahara.

Pada hari kedua ini, fokus pembahasan materi mendalam diarahkan pada pematangan Rancangan Kurikulum Muatan Lokal Bahasa Daerah Aceh yang berbasis Kurikulum Merdeka dengan mengusung pendekatan Deep Learning meliputi aspek Mindful (berkesadaran), Meaningful (bermakna), dan Joyful (menggembirakan) serta berakar pada konteks sejarah dan budaya Aceh. Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, yakni Bapak M. Sahrum, S.Pd., M.Pd dan Bapak Wildan, S.Pd, yang memaparkan materi strategis terkait rasionalisasi kurikulum, mulai dari posisi historis Bahasa Aceh sebagai bahasa diplomasi peradaban dunia di era Kesultanan Aceh Darussalam, penguatan karakter dan akhlak mulia (peugöt peurangei ngön akhlak), hingga penyelamatan khazanah literasi seperti Hikayat Prang Sabi dan haba jameun.

Selain itu, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya standarisasi tata tulis Latin Bahasa Aceh (penggunaan diakritik khas seperti ë, ö, ô) serta pengenalan pranata dan struktur adat lokal seperti lembaga gampông (Keuchik, Tuha Peut, Imum Mukim) agar pembelajaran bahasa ibu menjadi lebih membumi dan kontekstual bagi peserta didik di satuan pendidikan dasar.

Hari kedua pelaksanaan rapat koordinasi ini diikuti dengan antusias oleh para guru. Adapun daftar sekolah yang hadir pada hari kedua, Kamis, 16 Juli 2026, meliputi:

  1. SD Negeri 10 Muara Dua
  2. SD Negeri 11 Muara Dua
  3. SD Negeri 12 Muara Dua
  4. SD Negeri 13 Muara Dua
  5. SD Negeri 14 Muara Dua
  6. SD Negeri 15 Muara Dua
  7. SD Swasta Islam Terpadu Ulumuddin
  8. SD Negeri 1 Muara Satu
  9. SD Negeri 3 Muara Satu
  10. SD Negeri 4 Muara Satu
  11. SD Negeri 5 Muara Satu
  12. SD Negeri 6 Muara Satu
  13. SD Negeri 7 Muara Satu
  14. SD Negeri Arun
  15. SD Negeri 1 Banda Sakti
  16. SD Negeri 2 Banda Sakti
  17. SD Negeri 3 Banda Sakti
  18. SD Negeri 4 Banda Sakti
  19. SD Negeri 5 Banda Sakti
  20. SD Negeri 6 Banda Sakti
  21. SD Negeri 7 Banda Sakti

Melalui pembahasan mendalam di hari kedua ini, MPD Kota Lhokseumawe mendorong para pendidik agar mampu menginternalisasikan nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal ke dalam proses belajar mengajar. Dengan demikian, generasi muda Aceh tidak hanya cakap berbahasa daerah, tetapi juga tumbuh menjadi generasi berkarakter yang bangga akan identitas budayanya.