Lhokseumawe - Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Kurikulum Muatan Lokal Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Lhokseumawe resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari berturut-turut di Kantor Sekretariat MPD Kota Lhokseumawe.
Pada sesi hari ketiga penutupan ini, pemaparan materi dari narasumber, Bapak M. Sahrum, S.Pd., M.Pd dan Bapak Wildan, S.Pd kembali memperkuat pemahaman peserta terhadap esensi Rancangan Kurikulum Muatan Lokal Bahasa Daerah Aceh berbasis Kurikulum Merdeka. Materi yang konsisten disajikan sejak hari pertama hingga hari ketiga ini menekankan pendekatan Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful) serta penguatan berbasis sejarah dan budaya Aceh.
Hari ketiga sekaligus penutupan kegiatan rapat koordinasi ini masih diikuti dengan penuh semangat dan antusias oleh para peserta. Adapun daftar sekolah yang hadir pada hari ketiga, Jumat, 17 Juli 2026, meliputi:
- SD Negeri 8 Banda Sakti
- SD Negeri 9 Banda Sakti
- SD Negeri 10 Banda Sakti
- SD Negeri 11 Banda Sakti
- SD Negeri 12 Banda Sakti
- SD Negeri 13 Banda Sakti
- SD Negeri 14 Banda Sakti
- SD Negeri 15 Banda Sakti
- SD Negeri 16 Banda Sakti
- SD Negeri 17 Banda Sakti
- SD Negeri 18 Banda Sakti
- SD Negeri 19 Banda Sakti
- SD Negeri 20 Banda Sakti
- SD Negeri 21 Banda Sakti
- SD Negeri 22 Banda Sakti
- SD Swasta Budi Dharma
- SDIT Vinca Rosea Tahfizh Internasional
- SD Swasta Srikandi
- SDIT Diana As-Saffa Islamic
- SD Quran Al-Qalam
- SDIT Anak Shalih
Melalui tuntasnya seluruh rangkaian acara selama tiga hari ini, MPD Kota Lhokseumawe berharap implementasi kurikulum muatan lokal dan bahasa daerah dapat berjalan optimal di seluruh sekolah dasar di wilayah Kota Lhokseumawe.
.png)